9 Cara Meningkatkan Kualitas Hidup Melalui Praktek Mindfullness

Banyak orang merasa stress dengan cepatnya irama hidup, ekonomi yang terus berganti dan tidak menentu, atau khawatir dengan masa depannya. Melanie Greenberg, Ph.D, (seorang psikolog klinis di California, juga peneliti, penulis buku dan pembicara) dalam situs www.psychologytoday.com, menulis bahwa manusia akan lebih merasa bahagia dan sehat jika mereka tau bagaimana memperlambat ritme hidup dan menikmati apa yang sedang dihadapinya. Karena itu kemampuan untuk hidup dengan penuh kesadaran diri (atau mindfulness) kini diterapkan di beberapa klinik dan RS di dunia, dan merupakan bagian dari pengobatan.

Apa yang dimaksud hidup penuh kesadaran? Menurut Jon Kabat-Zinn salah satu peneliti dari Universitas Massachusetts Medical School, yang mempopulerkan strategi ini, mindfulness adalah sumber internal yang sudah ada dalam diri kita agar mampu mentransformasi diri dalam berelasi dengan stress, emosi, penderitaan dan sakit. Penelitian mengungkap mindfulness secara efektif mengurangi simtom pada gangguan sakit kronis, depresi, gangguan kecemasan, penyalahgunaan obat, gangggun makan dah kondisi kesehatan lain. Intervensi mindfulness juga menunjukkan perubahan otak dan reaksi emosi yang disertai kesadaran terhadap situasi yang ditemui dan emosi diri. Di bawah ini adalah konsep dasar yang dapat mengembangkan sikap hidup penuh kesadaran (mindfulness).

Sadar penuh di saat ini. Saat Anda memikirkan masa lalu atau khawatir akan masa depan, artinya Anda melepaskan diri dari apa yang Anda rasakan saat ini. Ini sama saja Anda menutup apa yang sedang terjadi saat ini dan mengabaikannya.

Hadir penuh di saat ini. Anda terus menyadari apapun yang Anda alami saat ini, sepanjang hari yang Anda lalui. Apa yang Anda rasakan di diri Anda? Apa yang Anda lihat, denger dan lakukan saat ini?

Membuka diri untuk pengalaman. Artinya tidak menutup diri dari perasaan dan pengalaman tertentu karena Anda merasa tidak mungkin mengatasinya. Biarkan diri Anda menyambut segala rasa yang ada atas pikiran dan perasaan yang datang. Sensasi yang Anda rasakan dari waktu ke waktu pastilah berbeda. Sadari pengalaman, sensasi, pikiran dan perasaan dan amati bagaimana ini berubah secara alami dari waktu ke waktu.

Tidak memberi penilaian. Tidak mengkategorikan pikiran dan perasaan sebagai baik atau buruk, berusaha merubahnya atau melakukan suatu respon atas perasaan tersebut. Semua perasaan memiliki tujuan, apakah itu melindungi Anda dari bahaya atau membuka diri untuk mencintai. Perhatikan dan terima apapun yang muncul dengan pikiran terbuka. Dengan begitu Anda akan berlaku hal yang sama pada orang lain, tidak menilainya atau berperasangka atas dan situasi yang ada.

Menerima hal sedemikian adanya. Anda tidak berusaha atau memaksa mengubah kenyataan untuk menyesuaikan apa yang seharusnya Anda inginkan, merasa sebagai korban atau merasa tidak adil. Anda melihat realitas secara jelas dan begitulah adanya. Toleran  apapun yang datang, dan juga akan memperluas penerimaan ini kepada orang lain.

Menyatu dengan alam. Anda merasa terkoneksi dalam hidup dan alam. Anda merasa lebih bersyukur dengan apa yang Anda hadapi, meresapi keindahan dan apa yang alam berikan pada Anda. Anda menyadari kebutuhan semua makhluk ingin bahagia, aman dan menghindari penderitaan.

Tidak melekat. Anda tidak berusaha “menggenggam”/mempertahakan sesuatu, juga terhadap orang dan pengalaman. Mengetahui hidup selalu berubah. Kelekatan berasal dari ketakutan dan ini adalah sumber penderitaan.

Seiring hal tersebut berkembang, maka bermanfaat membuka labirin diri Anda dalam hal: kedamaian, tetap mempu berpikir jernih saat Anda mendapat hal tidak sesuai harapan,  welas asih, membuka hati dan benar-benar mendengarkan, mencoba mengerti pengalaman orang, berempati dan mencintai orang bukan karena apa yang bisa mereka berikan atau karena Anda membutuhkan sesuatu dari mereka, namun tanpa syarat. Dengan menerapkannya mindfulness, maka lihatlah bagaimana seketika hidup mulai dan selalu bekerjasama dengan Anda.

About hujairin

subconscious explorer

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s