The Science of Luck

The science of luck itu apa sih? Apa gunanya buat kehidupan dan apa saja yang bisa kita ciptakan dengan faktor keberuntungan yang kuat ini?

  • Pernahkah anda berkunjung ke suatu mall atau restoran dan tempat parkirnya penuh, tetapi ketika anda masuk ke pelataran parkirnya anda tetap mendapatkan tempat parkir?
  • Atau sedang membayangkan buah atau makanan tertentu, tidak begitu lama kemudian ada yang datang mengantar makanan tersebut?
  • Dan ketika anda sedang ngerumpiin seseorang, eh tiba-tiba orang yang dirumpiin datang?
  • Pas lagi bokek-bokeknya, eh ada saja rejeki yang datang?

Nah, sahabat sekalian, luck factor ini sesungguhnya hanyalah state of mind biasa saja. Hal yang lazim dan lumrah, karena suatu kondisi pikiran pada frekuensi tertentu. Karena ia merupakan state of mind, maka dengan teknik NLP kita pun bisa menghadirkan kembali state of being lucky ini. Bagaimana caranya?

Teknik yang dibutuhkan hanyalah akses, elisitasasi dan anchor.

  • Ingat-ingat dan kenang kembali di saat-saat anda sedang beruntung. Misal saat sedang memikirkan sesuatu, eh sesuatu itu tiba-tiba datang. Jika perlu hadirkan 3 -4 peristiwa sekaligus.
  • Syukuri semua peristiwa keberuntungan tersebut, boleh libatkan belief system terkuat anda misalnya spiritualitas atau relijius. Misal dengan ucapkan “alhamdulillah” dengan sepenuh hati
  • Di antara beberapa peristiwa yang anda hadirkan itu, pilih satu yang paling berkesan
  • Nah yang satu itu, elisitasi submodalitasnya. Misal dengan mengenali gambarannya dengan baik : jauh atau dekat, berwarna atau hitam putih, fokus, detil atau tidak fokus, gambarannya ada bingkai atau tanpa bingkai, gambarnya bergerak atau hitam putih. Kenali apakah ada suara-suara yang menyertai gambaran itu. Dari mana arah datangnya suara itu di pikiran anda; arah kanan, kiri, depan atau belakang? Keras atau lembut? dsb. Kenali juga sensasi rasanya di tubuh anda, dan perkuat (amplify) sensasi rasanya
  • Kemudian ukur skala intensitas sensasi rasa itu, dengan skala rekaan anda sendiri. Misal 1 sensasinya lemah, sedangkan 10 sangat kuat. Perkuat sensasinya dengan penghayatan penuh hingga berada di angka 8 – 9.
  • Ketika Berada di angka 8 – 9, tanamkan anchor. Anchor adalah penambat rasa dengan suatu simbol gerakan identik, misal menyatukan jari jempol dengan kelingking atau meletakkan tangan kanan di dada kiri. Usahakan anchor adalah gerakan unik. Atau bisa juga ciptakan mantra anda sendiri, misal “Aku selalu beruntung”.
  • Geser posisi berdiri atau duduk anda, atau berpindah tempat. Goyangkan kepala dan tangan atau minumlah segelas air.
  • Tes anchor anda, apa rasanya? Apakah muncul perasaan beruntung itu? Teknik ini tidak perlu dikritisi dengan analisa, tetapi lakukan saja dengan keyakinan dan tawakal.

Ketika anda berada di mall, terminal atau dimana pun dalam situasi sangat ramai, silakan coba. Bisa jadi anda mendapatkan tempat parkir dengan mudah. Misalnya pas anda masuk di suatu pelataran eh kebetulan ada yang mau keluar.

Apa lagi yang bisa anda coba dengan teknik ini? Bisa ketika anda sedang jualan suatu produk dan anchor state of being lucky anda, insya Allah ada saja pembelinya di saat-saat tersulit sekalipun. Mengapa bisa terjadi demikian? Penjelasannya adalah segala hal di dunia ini terhubung. Anda bisa ‘memesan’ suatu peristiwa dengan cara menciptakan sebab di dalam diri anda. Yang penting anda memiliki tujuan yang jelas, memiliki alasan yang jelas dan paham kenapa itu penting bagi anda, anda tidak menganulirnya dengan analisa dan sabotase diri dan tak kalah penting adalah tidak ngoyo.

Selamat, inilah sharing dari saya tentang bagaimana menciptakan kebetulan. Semoga bermanfaat

About hujairin

subconscious explorer

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s