Mengenali Fungsi dan Peran Pikiran Sadar dan Bawah Sadar

No

Perbandingan Cara Kerja

Pikiran Sadar

Pikiran Bawah Sadar

1

Rasional Intuisi

2

Analisa Emosi / perasaan

3

Membandingkan Persepsi

4

Memori jangka pendek Memori jangka panjang

5

Memutuskan tindakan Fungsi otomatis

6

Linear Abstrak

7

Keyakinan

8

Kreatifitas

9

Sumber motivasi

Dalam menerima suatu input informasi, pikiran sadar akan menampung sementara informasi selama pikiran sadar tersebut aktif. Kemudian setelah dianalisa dan dibandingkan oleh filter mental dengan database informasi yang sudah ada di dalam pikiran bawah sadar, informasi tersebut dapat diterima atau dapat juga ditolak. Jika tidak sejalan dengan keyakinan dan nilai-nilai yang dianut serta jika bertolak belakang dengan informasi lama yang telah lebih dahulu tersimpan dan mengakar kuat, maka informasi tersebut ditolak (dilupakan). Misal saat saya bertanya, “anda yakin kan bahwa setiap angsa bulunya putih?” anda pun akan langsung mengiyakan dan menerima informasi tersebut karena memang sudah ada dasarnya yaitu sejak kecil anda tahunya semua angsa pastilah berbulu putih. Kemudian jika saya lanjutkan dengan kalimat, “tapi ada lho angsa berbulu hitam..!”  Anda bisa jadi langsung menertawakan saya dan  menyangkalnya sebab referensi database anda hanya tahu bahwa angsa berbulu putih. Setelah saya jelaskan pada anda bahwa memang ada spesies angsa hitam dengan nama latin cygnus atratus dan hidup di belahan benua Australia serta saya tunjukkan bukti-bukti pendukungnya, anda mulai percaya.

Jadi sesuai uraian di atas, filter mental berfungsi mengidentifikasi informasi yang masuk, membandingkan dengan data yang sudah ada dalam memori kita, menganalisa data yang baru masuk tersebut dan memutuskan data baru akan disimpan, dibuang atau diabaikan sementara.

Sementara itu pikiran bawah sadar yang kapasitasnya jauh lebih besar dari pikiran sadar mempunyai fungsi yang jauh lebih komplek (baca tulisan sebelumnya Menyadari Keberadaan Pikiran Bawah Sadar). Semua fungsi organ tubuh kita diatur cara kerjanya dari pikiran  bawah sadar. Selain itu nilai-nilai yang kita pegang, sistem kepercayaan dan keyakinan terhadap segala sesuatu juga disimpan di sini. Memori jangka panjang kita juga terdapat dalam pikiran bawah sadar.

Jika dibuat skema modelnya, pikiran laksana bawang yang berlapis-lapis. Pikiran sadar berada di posisi terluar untuk menampung data sementara, sedangkan pikiran bawah sadar berada di posisi terdalam. Di antara pikiran sadar dengan pikiran bawah sadar terdapat Filter Mental atau dalam skema di bawah disebut juga sebagai Critical Factor.

Untuk menanamkan suatu sugesti atau informasi langsung ke pikiran bawah sadar, maka perlu membuat ‘penjaga gerbang’nya yaitu critical factor ini beristirahat dulu atau dialihkan perhatiannya. Atau dapat juga dengan ‘mengakali’ sugesti tersebut dengan pola kalimat pacing – leading misal dalam contoh kalimat “mata anda mulai berkedip..itu tandanya anda mulai mengantuk dan ingin tidur”. Keadaan dimana mata berkedip adalah suatu kondisi nyata (pacing) yang bisa jadi karena dibuat lelah oleh induksi fiksasi mata. Kita manfaatkan sinyal positif dari tubuh klien yang untuk kemudian mengasosiasikannya dengan ‘mengantuk’ dan ingin tidur. Dan inilah suatu bentuk sugesti yang mana kita inginkan itu untuk terjadi (leading). Pola pacing-leading adalah untuk memanfaatkan informasi dan pola yang sudah dikenali oleh pikiran bawah sadar lalu diatributkan dengan kondisi yang diharapkan sehingga kemungkinan kecil sugesti ditolak.

Pola pacing –leading ini juga bisa kita gunakan dalam sugesti apapun, termasuk untuk terapi. Pemanfaatan keunikan klien untuk diutilisasi lalu digunakan untuk memberikan sugesti pada klien. Misal: “dari hasil wawancara tadi, saya dapat menyimpulkan bahwa anda termasuk orang yang ulet bekerja. Itu tandanya anda seorang yang sangat gigih, tekun dan sabar. Dengan demikian, saya yakin anda mampu melalui saat-saat sulit ini dan kemudian mengatasi masalah ini dengan sabar

Konflik Pikiran Sadar dan Pikiran Bawah Sadar

Apabila terjadi konflik antara pikiran sadar dan pikiran bawah sadar, maka pikiran bawah sadar selalu menang. Kita ambil seorang perokok yang kesulitan berhenti merokok. Kebiasaan merokok adalah hasil kerja dari pikiran bawah sadar (keinginan untuk merasa tenang dan nyaman atau agar mudah diterima dalam pergaulan). Sedangkan keinginan untuk berhenti merokok adalah hasil logika pikiran sadar, yaitu keinginan untuk sehat dan hemat. Namun logika bahwa rokok itu merugikan kesehatan dan menguras kantong terkalahkan oleh kebiasaan yang sudah tertanam kuat di pikiran bawah sadar.

Kecemasan dan panic attack juga seringkali timbul akibat tidak terkendalinya bayangan negatif yang ditimbulkan oleh pikiran bawah sadar. Saat logika tidak mampu lagi mengendalikan,maka munculah kecemasan. Misal, seorang yang menderita general anxiety akibat  pernah masuk angin dan mual-mual hebat saat mengendarai sepeda motor. Kebetulan pula saat itu ia sedang terkenang peristiwa salah  satu kerabatnya yang mati mendadak akibat angin duduk. Saat sedang menahan sakit, ia lantas terkenang kerabatnya dan muncul ketakutan peristiwa serupa menyerang dirinya. Akibatnya, ia seringkali merasa cemas saat berkendara sepeda motor terutama ketika harus pergi sendirian. Pikiran sadarnya mencoba menetralisir kondisi tersebut, namun semakin ia memaksa membuang bayangan negatif tersebut semakin kecemasan tersebut menjadi-jadi.

Havens dan Walter dalam bukunya Hypnotherapy Scripts : A Neo-Ericksonian Approach, menyebutkan antara pikiran bawah sadar dan pikiran sadar dapat diibaratkan seorang Kapten dengan Anak Buah Kapal (ABK). Sedangkan diri Anda adalah kapal itu sendiri. Kapten sebagai pikiran sadar menentukan arah dan tujuan kapal, sedangkan ABK sebagai pikiran bawah sadar yang menjalankan kapal.

Kapal akan selamat sampai di tujuan jika ada kerja sama yang baik antara nakhoda dengan ABK. Masalah akan timbul bila terjadi perbedaan tujuan antara Kapten dengan ABK. masalahnya, Kapten (pikiran sadar) kadang tidak tahu apa yang di-inginkan ABK (pikiran bawah sadar), sehingga kehidupan seolah tidak seperti yang Anda inginkan. Padahal itu adalah keinginan ABK yang seharusnya Anda pimpin.

Hypnosis memungkinkan Anda untuk meningkatkan kendali terhadap Pikiran Bawah Sadar Anda. Sehingga Anda bisa menggunakan daya yang sangat besar itu untuk kesembuhan, kesuksesan dan pengendalian diri. Dengan hypnosis Anda pun bisa menghilangkan kebiasaan-kebiasaan negatif, misalnya kebiasaan merokok dan menunda pekerjaan.

Banyak hal yang bisa didapatkan dari hypnosis

Menanamkan sugesti untuk merubah pribadi menjadi lebih baik hanyalah salah satu manfaat dari hypnosis. Hypnosis bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan. Dengan hypnosis, kita bisa meng-akses pikiran bawah sadar. Itu artinya, semua fungsi pikiran yang merupakan bagian pikiran bawah sadar bisa kita “utak-atik”. Misalnya:

  • KEBIASAAN – Menghilangkan kebiasaan buruk, menanamkan kebiasaan baik.
  • EMOSI – Pengendalian emosi, menyembuhkan luka hati atau kesedihan yang mendalam, menghilangkan rasa dendam dan benci, mengendalikan marah, menyembuhkan fobia, depresi, trauma, kecemasan, kepanikan, dsb.
  • MEMORY – Age regression (regresi usia; secara mental mengalami kembali peristiwa di masa lalu), memunculkan memori yang sudah dilupakan secara sadar, mengingat password, belajar lebih cepat, meningkatkan kemampuan mengingat.
  • KEPRIBADIAN – Membentuk kepribadian yang produktif, menyembuhkan berbagai gangguan kepribadian.
  • INTUISI – Meningkatkan kemampuan Extra Sensory Perception (ESP). Hypnosis sering digunakan dalam eksperimen metafisika, dan terbukti sangat cepat untuk memunculkan berbagai kemampuan psikis. Bidang hypnosis yang membahas hal ini disebut Metaphysical Hypnosis.
  • KREATIFITAS – Hypnosis sangat membantu orang-orang yang membutuhkan kreatifitas tinggi dalam pekerjaannya, misalnya seniman, pelukis, pematung, programmer, desainer, sutradara, artis, dll.
  • BELIEVE & VALUE – Mengubah keyakinan-keyakinan negatif yang menghambat kesuksesan, membuat hidup tidak bahagia, atau menyebabkan penyakit.

About hujairin

subconscious explorer

One thought on “Mengenali Fungsi dan Peran Pikiran Sadar dan Bawah Sadar

  1. Ping-balik: Menyadari Keberadaan Pikiran Bawah Sadar | hujairin's

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s